Adsense

{\rtf1\ansi\ansicpg1252 {\fonttbl\f0\fnil\fcharset0 CourierNewPSMT;} {\colortbl;\red255\green255\blue255;\red0\green0\blue0;\red255\green255\blue255;\red34\green34\blue34; } \deftab720 \itap1\trowd \taflags0 \trgaph108\trleft-108 \trbrdrt\brdrnil \trbrdrl\brdrnil \trbrdrt\brdrnil \trbrdrr\brdrnil \clvertalc \clshdrawnil \clwWidth10080\clftsWidth3 \clmart10 \clmarl10 \clmarb10 \clmarr10 \clbrdrt\brdrnil \clbrdrl\brdrnil \clbrdrb\brdrnil \clbrdrr\brdrnil \clpadt100 \clpadl100 \clpadb100 \clpadr100 \gaph\cellx8640 \pard\intbl\itap1\pardeftab720\partightenfactor0 \f0\fs24 \cf2 \cb3 \expnd0\expndtw0\kerning0 \outl0\strokewidth0 \strokec2 \uc0\u8234 \uc0\u8236 \ \uc0\u8236 \ \uc0\u8236 \ \uc0\u8236 \cell \lastrow\row}

Selasa, 29 Juli 2008

Thariq bin Ziyad dan perahu

Sebagian ahli sejarah berpendapat batalnya riwayat yang menyebutkan,bahwa Thariq membakar perahu dan mereka beralasan dengan dalil-dalil berikut ini:

  1. Sesungguhnya berita tentang pembakaran, tidak seorang pun yang menyebutkan baik dari tentaranya Thariq bin Ziyad atau orang yang hidup semasa dengannya, akan tetapi pernyataan ini dikatakan setelah meninggalnya Thariq bin Ziyad berabad-abad lamanya.
  2. Thariq tidak mengatakan,"sesungguhnya aku telah membakarperahu-perahu" atau memerintahkan hal itu, akan tetapi sebagian`mutaakh-khirin (generasi belakangan ini) memahami hal itu darikhutbahnya yang disampaikan yang berbunyi:"Wahai sekalian manusiadimana tempat kamu lari? Lautan di belakang kali n dan musuh di depan`kalian". Lalu mereka memahami dari perkataan ini, bahwa laut dibelakang mereka dan tidak ada sarana untuk membawa mereka kepada musuhyang menyerang dari arah barat, ini adalah pemahaman yang keliru, padahakekatnya perahu-perahu itu bukan milik Thariq bagaimana mungkin diabertindak sekehendak hati.
  3. Tidak seorang pun dari pemimpinnya menghukum Thariq (atastindakannya), baik itu pemimpin umum Musa bin Nushair atau Khalifahal-Walid bin Abdul Malik.
  4. Apakah tidak mungkin bagi Thariq kalau dia menyuruh (membiarkan) perahu-perahu lalu mendatangi musuh dari arah barat lalu dia mampumeraih kemenangan sedang itu lebih utama daripada dia harus membakarnya dan merugikan kaum muslimin.
  5. Apakah Thariq tidak mengharapkan bantuan? dan inilah yang terjadi,lalu dengan alat apa bantuan ini dapat diangkut? Pada dasarnya bantuan ini dapat diangkut dengan perahu-perahu tersebut.
  6. Darimana Musa bin Nushair bisa membawa perahu-perahu yang mengangkutnya ke Andalus bersama sisa pasukannya ketika dia khawatir akan nasib kaum muslimin yang masuk terlalu jauh ke dalam Andalus? Sungguh proses pemindahan itu bersandarkan pada perahu itu sendiri.
  7. Tidak mungkin bagi pemimpin yang berpandangan jauh seperti Thariq tidak memikirkan masa yang akan datang lalu membiarkan pasukannya yang kecil di negara Andalus yang sangat luas. Andalus dibelakangnya Eropa, negara yang senantiasa ingin menikam dan dengki serta menunggu kesempatan untuk menerkamnya.
  8. Dengan membakar perahu-perahu itu, bukan merupakan cara yang tepat untuk membangkitkan semangat pada diri kaum muslimin. Sungguh mereka telah mengetahui, bahwa tujuan jihad adalah salah satu dari dua kebaikan (yaitu mendapat kemenangan atau mati syahid).
  9. Pembakaran perahu itu tidak banyak berguna tatkala hal ini menimbulkan efek samping negatif dalam jiwa muslimin.


Sesudah membawakan dalil-dalil seperti ini, peneliti sampai pada sebuah kesimpulan yaitu: "kalau begitu Thariq tidak membakar perahu-perahu dan perahu-perahu tersebut masih tetap ada pada orang-orang muslim (pasukannya), dan bantuan ke Andalus dapat disalurkan melalui perahu-perahu tersebut dan pemimpin mereka bersama sisa pasukan dapat pergi ke Andalus dengan perahu tersebut juga.

Masalah pembakaran perahu-perahu adalah perkara yang dibuat-buat oleh sebagian mereka untuk memunculkan ruh pengorbanan dan keberanian pada Thariq. Mereka yang mensponsori berita ini adalah mereka yang mempunyai target-target ke depan dalam memotivasi umat Islam agar menyelisihi Islam dan melakukan aksi tanpa perhitungan, dan melarang kaum muslimin dalam memakai peralatan-peralatan canggih dalam berperang dan kalaupun menggunakannya tanpa batas dan memusnahkan.


Dari seorang teman

(Mafhumat Asasiyah fi at-Tharikh al-Islam ditulis oleh Mahmud Syakir, majalah al-Faishal no. 163, at-Tarikh al-Andalusi oleh Dr. al-Haji hal. 62, lihat buku "Qishashu La Tastbut" oleh Masyur Hasan, hal 95-109)

Dikutip dari buku Sorotan Total Ulama Salaf, Koreksi hadits-hadits, Filosof, Sastrawan, Kisah dan Kitab-kitab populer, oleh 'Abdul 'Aziz bin Muhammad as-Sadhan, Pustaka as-Sunnah.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Sbnarnya, kapal-kapal yg mengangkut psukan muslim utk Jihad di Andalus itu dri pihak muslim sndiri. Knp???
krna kpal2 dri gubernur ceuta itu dipakai bukan utk jihad, tpi utk pasukan Investigasi sekaligus mnyelamatkan putri Florenda, yang sudah dinodai Roderick utk pulang ke Ceuta.